Sunday, September 21, 2014

Menggambar Ikan Dan Burung

Cara menggambar ikan di dalam foto ini diambil dari buku "Gemar Menggambar" karya Pak Tino Sidin. Terlihat sederhana bukan? Gampang membuatnya dan sudah mewakili obyek yang dimaksud. Itulah kehebatan Pak Tino Sidin dalam mengajar. Beliau akan memberikan pengajaran menggambar dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipraktekkan. Beliau tidak terlalu mementingkan apakah hasil gambar dari anak didiknya bagus atau kurang bagus. Asalkan anak didiknya menyenangi proses belajar menggambarnya dan merasa bersemangat, semua hasil gambar dari anak didiknya bernilai tinggi.
Menggambar ikan dan burung karya Pak Tino Sidin

Gambar ikan memiliki bentuk dasar oval ramping. Untuk membuat bentuk dasar ini bisa dilakukan dengan cara membuat 2 garis lengkung. Satu garis lengkung cembung dan satu lagi garis lengkung cekung. Pada ujung kanan garis lengkung dibuat saling berpotongan. Bagian perpotongan ini nantinya dibuat untuk bagian ekor ikan.
Untuk memperkuat gambar ikan, dibuat garis lengkung di bagian ekornya. Pada bagian kepala dibuat juga satu titik noktah sebagai matanya. Lengkap sudah menggambar ikannya. Mudah dan cepat bukan?
Untuk menggambar burung, bentuk dasar yang dibuat berupa lingkaran dan oval. Mula-mula buat garis lengkung cembung yang agak mendatar. Garis lengkung ini nantinya sebagai bagian punggung burung. Buat lagi garis lengkung cekung yang besar. Garis lengkung ini nantinya sebagai bagian perut burung. Kedua garis itu saling berpotongan di bagian sisi kanan bidang gambar.
Buat lingkaran kecil pada sisi kanan bidang gambar. Lingkaran kecil ini sebagai bagian kepala burung. Buat garis lengkung untuk paruh dan noktah sebagai matanya. Buat garis lengkung di bagian badan burung sebagai sayapnya. Dan terakhir, buat garis lengkung kecil di bagian perut untuk kaki-kaki burung. Sekarang sudah lengkap menggambar burungnya.

Saturday, September 20, 2014

Menggambar Ular Sederhana

Cara menggambar ular sederhana di bawah ini diambil dari buku "Gemar Menggambar" karya Pak Tino Sidin. Cara menggambar obyek ular ini begitu sederhana dan mudah dipraktekkan. Gambar ular hanya dibuat dari garis lengkung yang berkelok-kelok. 
Untuk menambah kesan kuat gambar ular dibuat garis lengkung ganda yang nantinya akan memberi kesan bagian ekor, badan ular, kepala, lidah ular. Untuk membuat sisik-sisik ular, dibuat gambar lengkung-lengkung kecil di sekujur tubuhnya.
Menggambar Ular (karya Pak Tino Sidin)

Cara menggambar ular ini sangat cocok dipelajari untuk anak-anak pra-TK hingga anak-anak SD kelas 3. Seorang anak akan terlatih menangkap bentuk dasar suatu obyek hewan ular. Terlintas dalam otaknya, obyek hewan ular itu berupa garis lengkung yang berkelok-kelok menyerupai tali.
Setelah si anak mampu menangkap bentuk dasar hewan ular, langkah selanjutnya tinggal membuat detil-detil gambar hewan ular. Mulai dari kepalanya, mata, lidah ular, badan ular, ekor hingga sisik-sisiknya.

Buku "Gemar Menggambar" Dari Pak Tino Sidin

Buku "Gemar Menggambar" karangan Pak Tino Sidin ini benar-benar telah membantu saya dalam mempelajari teknik-teknik menggambar yang baik dan benar. Mulai dari yang dasar seperti membuat garis lurus, garis lengkung, bentuk bangun dan kombinasinya.
Dulu, waktu era TVRI berjaya, karena satu-satunya saluran TV yang ada di Indonesia menayangkan acara "Gemar Menggambar" tiap hari selasa malam. Mula-mula acara ini hanya tayang di TVRI Yogyakarta. Setelah mendapat sambutan yang baik dari para pemirsa, TVRI pusat menayangkannya pada tahun 1978.
Buku "Gemar menggambar" karya Pak Tino Sidin
Buku Gemar Menggambar Karya Pak Tino Sidin

Buku "Gemar Menggambar" ini terbit didasarkan pada banyaknya permintaan dari orang tua, anak-anak, para pemirsa, guru-guru untuk dibuatkan buku tuntunan menggambar. Anggapan orang pada saat itu, Pak Tino Sidin itu berbakat menggambar. Kenyataannya tidaklah demikian. Beliau tidak berbakat menggambar. Yang beliau miliki adalah gairah menggambar sehingga ia bisa terus belajar menggambar.
Beliau pun menjelaskan, kata-kata bakat membuat seorang anak menjadi takut. Terutama pada anak yang merasa dirinya tak bisa membuat gambar yang bagus. Hal ini jelas membuat anak-anak merasa takut untuk menggambar. Pak Tino Sidin ingin membuang batasan berbakat dan tidak berbakat seperti ini. Apapun bentuk gambar yang dihasilkan oleh seorang anak, itu merupakan hasil proses kreatifnya yang patut dihargai. Toh, tidak semua yang jago menggambar akan menjadi pelukis nantinya. Atau malah sebaliknya, seorang anak tidak bisa menggambar dengan bagus, ternyata ia bisa menjadi seorang pelukis terkenal.
Buku "Gemar menggambar" ini ditujukan untuk semua kalangan. Baik untuk anak-anak, orang tua hingga guru-guru. Buku ini memiliki tujuan untuk menghilangkan sekat antara anak yang memiliki bakat menggambar dan yang tidak menggambar. Buku ini mengutamakan gairah atau semangat dalam belajar menggambar. Toh, menggambar itu banyak dibutuhkan di berbagai bidang dan profesi. Entah itu seorang manajer, pimpinan perusahaan, ilmuwan dll.